Wajar jika kita menjadi bersyukur saat melihat atau memperhatikan orang-orang disekitar kita 'yang menurut kita' tidak lebih beruntung dari kita. Lalu bagaimana jika kita melihat orang lain 'yang menurut kita' lebih beruntung dari kita ?. Apa yang pertama muncul dari dalam hati ini ?. Coba perhatikan getaran perasaan yang muncul saat kita melihat orang lain yang lebih beruntung dari kita. Apakah yang muncul adalah rasa iri, dengki, dan sebagainya ?, atau muncul rasa berkeinginan seperti mereka ?. Mengapa tidak muncul juga rasa syukur seperti kita melihat orang yang tidak lebih beruntung dari kita ?. Ini yang perlu kita renungkan.
Saya meyakini bahwa Tuhan telah menetapkan takdir untuk setiap orang itu berbeda-beda. Apa yang kita capai tidak bisa dibandingkan dengan apa yang orang lain capai walaupun misalnya pencapaian itu pada tahap dimensi material yang sama. Tuhan tidak melihat apa yang telah kita capai. tetapi Tuhan melihat proses dalam pencapaian itu sekalipun kau gagal untuk mencapainya.
Bersyukur tidak hanya pada apa yang telah kita capai, tetapi bersyukur juga untuk apa yang tidak kita dapatkan. Bersyukur itu adalah penerimaan apa yang tidak tercapai, dan pelepasan apa yang telah dicapai.
Saya meyakini bahwa Tuhan telah menetapkan takdir untuk setiap orang itu berbeda-beda. Apa yang kita capai tidak bisa dibandingkan dengan apa yang orang lain capai walaupun misalnya pencapaian itu pada tahap dimensi material yang sama. Tuhan tidak melihat apa yang telah kita capai. tetapi Tuhan melihat proses dalam pencapaian itu sekalipun kau gagal untuk mencapainya.
Bersyukur tidak hanya pada apa yang telah kita capai, tetapi bersyukur juga untuk apa yang tidak kita dapatkan. Bersyukur itu adalah penerimaan apa yang tidak tercapai, dan pelepasan apa yang telah dicapai.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar