2.13.2011

The Power of “PACARAN”

“mohon saran dan tanggapan dari teman-teman yang membaca tulisan ini, demi perbaikan. Saran dan kritik sangat di nantikan dari teman-teman. Terimakasih”( Azwar Anas)
Generasi muda sekarang sudah pasti tidak asing lagi dengan kata “Pacaran”. Suatu kata yang seolah sudah menjadi identitas bagi generasi muda. Suatu fenomena yang sangat diminati untuk mereka bahas daripada pelajaran-pelajaran di sekolah. Suatu kesakralan pergaulan di antara dua insan yang berbeda dan sudah di anggap sebuah kebiasaan di kalangan mereka.
Kontroversi pacaran pun tak dapat di hindari baik di kalangan muda maupun kalangan orang tua. Pandangan negatif dan positif menjadi suatu masalah yang tak ada habisnya. Tak ada solusi yang tepat karena setiap pandangan punya alasan-alasan masing-masing. Alasan-alasan itu tak akan habis karena mereka saling membela diri, orang yang berpacaran pasti menganggap mereka benar, begitu juga sebaliknya.
Kontroversi ini tak akan berakhir kalau kita tak bisa menjernihkan sedikit pemikiran kita masing-masing. Disini saya mencoba untuk menguraikan sedikit problematika Pacaran itu. Merubah pandangan negatif tentang pacaran menjadi suatu yang positif. Tetapi bukan berarti saya memprovokasi anda untuk berpacaran. Saya hanya ingin menjadikan anda pribadi yang selalu berpikiran positif. Menjadikan Anda seseorang yang memiliki Pacar yang Terbaik, Pacar yang Sejati, serta mengetahui kekuatan di balik Pacaran itu !.
karena Jomblo... Pacaran itu timbul
Sebelum saya membicarakan lebih jauh tentang kekuatan-kekuatan pacaran itu. Saya ingin Anda memposisikan diri dan hati Anda menjadi seorang Jomblo Sejati. Walaupun saat ini Anda memiliki kekasih hati yang sangat Anda cintai. Walaupun saat ini Anda sudah mendapatkan dambaan hati yang dari dulu sudah Anda idam-idamkan untuk Anda miliki. Walaupun saat ini Anda memiliki dua,tiga,atau sepuluh pacar. Bahkan Walaupun besok Anda sudah merencanakan mengungkapkan isi hati Anda kepada orang yang Anda sayangi. Percayalah Anda akan merasakan Pacaran yang sejati dan sesungguhnya daripada Pacaran-pacaran yang pernah Anda jalani sebelumnya. Bahkan Anda yang sudah memiliki pacar akan merasakan keindahan dan keharmonisan pacaran bersama pacar Anda. Merasakan cinta yang sesungguhnya. Cinta yang tak akan pernah hilang selama-lamanya. Tidak akan ada perselingkuhan yang menyakitkan di dalamnya. Tidak akan ada lagi yang merasa tersakiti. Cinta yang lebih tulus dan suci dari sebelumnya.
Jomblo itu sangat identik dengan kesendirian. Dan setiap kesendirian itu mengundang kesepian dan kesunyian baik hati maupun jiwa walaupun kita dalam suasana yang ramai sekalipun. Adakah di setiap kesendirian dan kesepian itu kalian merasa bahagia ?,Mungkin kalian akan bahagia,tetapi bukankah itu hanya sesaat ?.Sesaat karena kalian ingin sendiri untuk sementara. Tetapi setelah itu, setiap kebahagiaan itu akan hilang dan kesepian dan kesunyian hati pun muncul kembali. Lalu dimana kebahagiaan sejati yang sanggat kita rindukan itu ?. Jawabnya tidak lain adalah lawan dari ‘Jomblo’ itu sendiri,yaitu ‘Pacaran’ !.

Lalu, Apa Bahagianya Pacaran ?
Pertanyaan diatas sungguh sangat klasik. Klasik bagi orang-orang yang sama sekali belum pernah merasakan pacaran. Namun, bagi orang-orang yang sudah pernah atau sedang menjalani pacaran itu, mereka pasti dengan mudah akan bisa menjawab pertanyaan diatas. Bahkan mereka bisa menceritakan lebih dalam tentang pacaran itu. Dari bahagia sampai sedih, dari cinta sampai benci, dari rindu sampai marah, bahkan dari jadian sampai putus.
Kalau sedang pacaran, rasanya dunia seperti milik berdua saja. Begitulah yang sering di ungkapkan oleh dua insan yang sedang berpacaran. Sungguh bahagia bukan ?, Dunia yang begitu luas menjadi hanya milik berdua. Betapa bahagianya jika dunia yang begitu luas ini menjadi hanya milik dua orang saja.
Saran saya sama, Segeralah Anda Berpacaran, maka Anda akan bahagia di Dunia !
Tentu, Pacaran itu tidak selamanya bahagia kan ?
Kalau Anda adalah teman curhat seorang teman yang sedang berpacaran, pasti Anda telah mendengar kalau pacaran itu tidak selamanya bahagia. Pasti Anda pernah mendengarkan keluhan yang membuat teman Anda sedih. Entah karena hubungan yang kurang harmonis, ataupun ada perselingkuhan, dan sebagainya.
Kalau Anda bukan seseorang teman curhat, pasti Anda juga pernah mendengar sedikit tentang masalah-masalah yang di hadapi orang yang berpacaran. Anda juga bisa melihat jika ada teman Anda yang sedang berpacaran kelihatan murung. Mungkin saja itu karena teman Anda ada masalah dalam hubungan pacarannya.
Kalau Anda adalah seorang yang sedang berpacaran dan menjalani hubungan, Anda pasti sudah mengerti dengan pernyataan di atas. Jelas sudah kalau sebenarnya pacaran itu emang tidak selamanya bahagia. Pasti ada masalah-masalah yang di hadapi.
Lalu, Anda mungkin bertanya,.Jadi apa donk gunanya pacaran ?.Jawabnya,pacaran itu banyak manfaatnya. Bahkan bisa bahagia selamanya tanpa ada masalah apapun. Bahkan Ia bisa jadi penyelesai masalah-masalah Anda. Silahkan baca terus tulisan ini, dan temukan pacaran-pacaran yang bisa buat kita bahagia selamanya.Di Jamin !.

Anda mau pacaran ?,,ini manfaat dan kerugiannya….
Tidak banyak dari kita yang mengetahui apa sebenarnya manfaat pacaran itu. Bahkan kepada orang yang sudah berpengalaman dalam hal berpacaran sekalipun. Kalaupun ada jawabannya, mereka akan menjawab kalau pacaran itu bisa membuat bahagia, bisa ada yang menemani, ataupun bisa saling melengkapi. Jawaban mereka emang sudah benar. Namun sejatinya mereka belum memahami manfaat pacaran itu.
Mereka emang bahagia pada awalnya. Saat mereka baru jadian, lalu mengucapkan janji masing-masing. Namun seiring berjalannya waktu , ada sedikit konflik, seperti kebohongan, perselingkuhan, dan lain-lain. Sehingga membuat mereka berpisah. Janji-janji setia pun hanya menjadi sebuah kebohongan belaka. Merasa tersakiti, merekapun menjadi bersedih, bahkan sedih yang berkepanjangan. Benarkah bahagia seperti itu yang kita inginkan ?.
Kalau sudah ada pengkhianatan seperti itu, akankah masih ada yang mau menemani dan saling melengkapi ?. Bahkan dengan kejadian itu kita bisa saling bermusuhan. Tak ada lagi saling mencintai, melainkan saling membenci satu sama lain. Kalau sudah sifat bermusuhan dan saling membenci merasuki hati kita, pasti kita akan menjadi pribadi yang buruk. Menjadi pribadi yang bisa di jauhi oleh teman-teman karena sikap kita yang menjadi temperamen, mudah marah ataupun menjadi pribadi yang semakin tertutup.
Kalau sudah begini, jadi pacaran seperti apa yang benar-benar memberikan manfaat kepada kita ?. Adakah pacar yang benar-benar setia ?, Adakah pacar yang tidak pernah berbohong dan selalu menepati janji ?, Jawabannya ada!. Bahkan kalau Anda menginginkan pacar dunia akhirat !.
Inilah Saatnya Anda ‘Berpacaran !
Pernahkah Anda merasa kesepian di dalam hati ?, Pasti pernah bukan ?. Walaupun saat ini Anda punya pacar. Apakah pacar Anda akan selalu ada untuk Anda ?. Bisa saja pacar Anda saat ini sedang sibuk dengan urusannya dan tidak memikirkan Anda. Apalagi Anda yang merasa seorang jomblo. Pasti kesepian selalu melanda diri Anda. Hati Anda menjadi kosong seakan tak berisi. Hanya kesunyian dan kesepian.
Kalau Anda seorang Jomblo sejati, kina saatnya ‘berpacaran ! “. Kalau Anda sedang menjalin hubungan, Kini saatnya ‘Berselingkuh !’ atau segera tinggalkan pacar Anda yang egois itu. Saatnya Berpacaran dan Berselingkuh dengan sesuatu yang sangat sempurna, abadi, paling setia, teman sejati. Bahkan bisa mengantarkan Anda bahagi di dunia dan di akhirat. Pacar dunia akhirat. Tak akan tersesat jika kita selalu berpegang teguh pada keduanya. Yaitu Berpacaran dengan Al-Quran dan Berselingkuh dengan Al-Hadist.
Adakah pacar yang lebih baik dari pada Al-Quran ?, Adakah selingkuhan yang baik selain Al-Hadist ?. Saat Al-Quran menjadi pacar kita, adakah dia akan meninggalkan kita ?, Saat ada sesuatu dalam Al-Quran yang ingin lebih kita pahami, adakah selingkuhan yang lebih baik daripada Al-Hadis ?. Inilah saatnya Berpacaran dengan Al-Qur’an ! dan Berselingkuh dengan Al-Hadist …!
Pacaran yang baik itu seperti apa ?
Kalau pertanyaan diatas kita temui. Pasti pacar yang baik adalah pacar yang ideal menurut hati kita. Mungkin dia yang harus setia, harus baik, harus jujur, dan seterusnya. Adakah Al-Quran dan Al-Hadist tidak ideal menurut kita ?. Bukankah tidak ada sedikit pun keraguan di dalamnya. Selalu setia, selalu jujur, selalu baik untuk kita. Saat kita mengamalkan apa yang diajarkan di dalamnya. Adakah hati akan menjadi tersakiti ?.
Ini sangat berbeda sekali dengan pacar kita yang dulu bukan ?. Selain dia tidak akan selalu baik dan setia. Dia juga bisa menjadi seseorang yang menyuruh kita kepada keburukan. Hanya berdasarkan nafsu. Tidak dengan hati yang tulus. Bisa menjerumuskan dan sebagainya. Sudah banyak contoh di kehidupan nyata yang kita temukan. Seorang yang mau bunuh diri karena di tinggalkan sang kekasih. Seorang wanita yang bisa hamil diluar nikah, dan sebagainya.
Al-Quran dan Al-Hadist tidak akan pernah menjermuskan kita pada hal-hal seperti itu. Dia akan selalu menunjukkan kita pada jalan yang lurus. Selalu memberi kebahagiaan dunia dan akhirat. Menjadikan pribadi kita terpuji dan disenangi orang lain. Mengatur kehidupan kita dengan sebaik-baiknya. Meninggikan derajat kita. Segala sesuatu yang baik ada di dalamnya. Percayalah, Segera pahami dan amalkan apa yang ada di dalamnya. Nantikan perubahan yang akan Anda alami. Semakin yakinlah Anda kalau pacar terbaik itu adalah Al-Quran dan AL-Hadist. Segera putuskan untuk mencintai keduanya dan berpegang teguhlah. Hati akan menjadi bersih, pikiran akan jernih. Semakin baik Anda memahami dan mengamalkannya. Semakin baik perubahan yang Anda dapatkan.
Rasakan The power of Pacaran yang sesungguhnya…!
(Bersambung……..)

Hikmah pacaran..


Setiap apapun yang tercipta di dunia ini pasti memiliki hikmahnya masing-masing. Begitu juga dengan Pacaran ini. Sungguh banyak hikmah di dalamnya. Awal persepsi tentang Pacaran yang membuat menjadi kita berpandangan negatif, menimbulkan suatu pertanyaan besar dalam diri kita. Allah SWT menciptakan segala sesuatunya dengan sangat penuh kesimbangan. Dalam hal kebaikan, pasti juga ada hal keburukan. Begitu juga sebaliknya, dalam hal keburukan, pasti ada sesuatu kebaikan di baliknya. Seperti halnya Pacaran ini. Ternyata Allah SWT sedang menguji kita. Bisakah kita sebagai Insan yang paling mulia di muka bumi ini mampu menyikapi dengan bijak tentang Pacaran itu.
Mari sama-sama kita berpikir dengan jernih. Sadarkah kita kalau Allah SWT merupakan kekasih sejati ?. Butakah hati kita ini kalau selama ini kita berPacaran dengan sesuatu yang sebenarnya tak abadi ?. Bukankah kita sebagai manusia telah di beri kasih sayang dan kata-kata cinta abadi oleh Allah SWT melalui firman-firman-Nya dalam Al-Qur’an.
Sejalan dengan Al-Qur’an yang sangat mulia, sebagai bukti kasih sayang dan cinta Allah SWT, Dia mengutus seorang Rasul Nabi Muhammad SAW untuk selalu perhatian kepada kita melalui Hadis-hadisnya. Kalimat-kalimat penyejuk jiwa, penenang jiwa, dan pemberi nasehat kebenaran. Adakah kalimat-kalimat lain yang lebih menyejukkan daripada kalimat-kalimat-Nya ?.

Saatnya perubahan…
Setelah kita semua mengetahui tentang hikmah ‘pacaran’ itu. Yang harus kita lakukan selanjutnya adalah perubahan. Saatnya kita berubah menjadi seorang yang lebih baik. Pribadi yang menawan dan mulia, tidak hanya di hadapan sesama manusia, tetapi bahkan di hadapan Allah SWT. Tidak ada kata terlambat untuk perubahan selama kita masih hidup. Saya yakin, para pembaca pasti akan menjadi orang yang lebih baik nantinya.

Sekarang saatnya meninggalkan pacaran yang buruk itu..
Menuju The Best Dating in your life forever…
Langkah-langkahnya…
Tips penting buat Anda…

1 komentar:

  1. Assalamu'alaykum..
    Luar biasa sobat..!!
    sangat meninspirasi...saluut..
    ayoooo kita BERPACARAN dengan Al-Qur'an dan Selingkuh dengan Al-HAdist.. :)

    BalasHapus