Assalamu'alaikm...
Hmm, udah lama saya tidak menulis.. Saat ingin menulis, ada aja kendala yang dihadapi..Kendala emang bukan sebuah alasan, tapi sesuatu yang harus dicari jalan keluarnya. Kendala juga bukan berarti membuat kita malas, tetapi justru menjadi SEMANGAT kita untuk terus maju. Seminggu,dua minggu, tiga minggu saya menghadapi kendala dalam menulis, dan akhirnya saat evaluasi diri , saya tersadar, bahwa kendala adalah tantangan. Dan saya menghadapi kendala dalam menulis ini dengan 'menulis' target bahwa saya harus menulis setiap hari minggu (Semoga bisa konsisten :D).
So, sobat saya yang cantik dan ganteng-ganteng. Tulisan saya seterusnya mungkin akan bercerita hal-hal yang saya temui selama seminggu sebelumnya. Jika itu baik, silahkan sobat ambil manfaatnya, dan jika itu buruk, saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tidak ada yang mencontohnya.
Satu lagi, saat sobat tidak suka dengan tulisan saya, langsung di komentar aja disini. Saat sobat suka, jadikan kesukaan sobat untuk hal yang bermanfaat. :D
Emm,
Pertama saya ingin bercerita tentang Kebiasaan..
Sobat pernah baca buku "7 Habit Of Highly Effective Teens" by Sean Covey ?, tentang 7 kebiasaan efektif untuk sobat yang masih ber'jiwa muda'. Kalau belum, buku itu rekomended untuk dibaca. *bukan promosi.
Dalam buku tersebut, kebiasan nomor 3 yaitu, "Dahulukan Yang Utama". dan Kebiasaan nomor 2, yaitu "Merujuk Pada Tujuan Akhir". Dan 2 kebiasaan itu yang ingin saya ceritakan kepada sobat semuanya. Kebiasaan Merujuk Pada Tujuan Akhir, yaitu menceritakan kebiasaan kita untuk selalu punya target dalam hidup. Mulai dari Tujuan hidup, sampai impian, dan Cita-cita.
Yups, kita emang HARUS PUNYA TUJUAN HIDUP BIAR BISA DIBILANG HIDUP. Harus punya cita-cita dan Impian, biar punya arah dan tujuan. Selalu merujuk pada tujuan hidup (tujuan akhir-red) menjadikan apa yang kita lakukan selalu dalam koridor yang tepat, fokus, dan sampai pada tujuan yang kita inginkan. Ya, walaupun terkadang kita bisa 'nyasar', tapi setidaknya kalau kita punya tujuan akhir, kita bisa kembali ke jalan yang benar. Misalnya, saat kita ingin berlibur, kalau tidak punya tujuan mau berlibur ke kota mana misalnya, kan repot tuh,mau beli tiket juga bingun tujuannya kemana, emang mau, beli tiket tanpa tujuan yang jelas ?, bisa-bisa jadi tidak berlibur, dan malah melakukan ke-Sia-Sia-an..dan jika kita melakukan kesia-sian, kita termasuk orang yang merugi .rugi waktu, rugi biaya, dan sebagainya. Nah, beda saat kita sudah punya tujuan yang jelas, beli tiket jadi enak, berlibur jadi menyenangkan, dan yang pasti tujuan kita tercapai. Walaupun terkadang bisa aja saat kita ingin berlibur dari Jogja ke Bali, kita melalui Medan terlebih dahulu. Toh, yang penting tujuannya tercapai kan ?, Berlibur ke Bali..Sama juga seperti hidup,
Mau di bawa kemana hidup kita ?
(bersambung)
*see the next
Hmm, udah lama saya tidak menulis.. Saat ingin menulis, ada aja kendala yang dihadapi..Kendala emang bukan sebuah alasan, tapi sesuatu yang harus dicari jalan keluarnya. Kendala juga bukan berarti membuat kita malas, tetapi justru menjadi SEMANGAT kita untuk terus maju. Seminggu,dua minggu, tiga minggu saya menghadapi kendala dalam menulis, dan akhirnya saat evaluasi diri , saya tersadar, bahwa kendala adalah tantangan. Dan saya menghadapi kendala dalam menulis ini dengan 'menulis' target bahwa saya harus menulis setiap hari minggu (Semoga bisa konsisten :D).
So, sobat saya yang cantik dan ganteng-ganteng. Tulisan saya seterusnya mungkin akan bercerita hal-hal yang saya temui selama seminggu sebelumnya. Jika itu baik, silahkan sobat ambil manfaatnya, dan jika itu buruk, saya memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar tidak ada yang mencontohnya.
Satu lagi, saat sobat tidak suka dengan tulisan saya, langsung di komentar aja disini. Saat sobat suka, jadikan kesukaan sobat untuk hal yang bermanfaat. :D
Emm,
Pertama saya ingin bercerita tentang Kebiasaan..
Sobat pernah baca buku "7 Habit Of Highly Effective Teens" by Sean Covey ?, tentang 7 kebiasaan efektif untuk sobat yang masih ber'jiwa muda'. Kalau belum, buku itu rekomended untuk dibaca. *bukan promosi.
Dalam buku tersebut, kebiasan nomor 3 yaitu, "Dahulukan Yang Utama". dan Kebiasaan nomor 2, yaitu "Merujuk Pada Tujuan Akhir". Dan 2 kebiasaan itu yang ingin saya ceritakan kepada sobat semuanya. Kebiasaan Merujuk Pada Tujuan Akhir, yaitu menceritakan kebiasaan kita untuk selalu punya target dalam hidup. Mulai dari Tujuan hidup, sampai impian, dan Cita-cita.
Yups, kita emang HARUS PUNYA TUJUAN HIDUP BIAR BISA DIBILANG HIDUP. Harus punya cita-cita dan Impian, biar punya arah dan tujuan. Selalu merujuk pada tujuan hidup (tujuan akhir-red) menjadikan apa yang kita lakukan selalu dalam koridor yang tepat, fokus, dan sampai pada tujuan yang kita inginkan. Ya, walaupun terkadang kita bisa 'nyasar', tapi setidaknya kalau kita punya tujuan akhir, kita bisa kembali ke jalan yang benar. Misalnya, saat kita ingin berlibur, kalau tidak punya tujuan mau berlibur ke kota mana misalnya, kan repot tuh,mau beli tiket juga bingun tujuannya kemana, emang mau, beli tiket tanpa tujuan yang jelas ?, bisa-bisa jadi tidak berlibur, dan malah melakukan ke-Sia-Sia-an..dan jika kita melakukan kesia-sian, kita termasuk orang yang merugi .rugi waktu, rugi biaya, dan sebagainya. Nah, beda saat kita sudah punya tujuan yang jelas, beli tiket jadi enak, berlibur jadi menyenangkan, dan yang pasti tujuan kita tercapai. Walaupun terkadang bisa aja saat kita ingin berlibur dari Jogja ke Bali, kita melalui Medan terlebih dahulu. Toh, yang penting tujuannya tercapai kan ?, Berlibur ke Bali..Sama juga seperti hidup,
Mau di bawa kemana hidup kita ?
(bersambung)
*see the next
Tidak ada komentar:
Posting Komentar